Pencemaran Suara bagi Kesehatan

Pencemaran suara atau juga dikenal sebagai polusi suara adalah gangguan suara yang terjadi akibat suara bervolume tinggi dan bahkan bisa merusak indra pendengaran https://www.msaedu.org/.

Suara diukur dengan satuan desibel (dB). Umumnya, telinga manusia normal dapat mendeteksi suara yang berkisar antara 0 dB hingga sekitar 140 dB.

Menurut National Institute on Deafness and Other Communication Disorders, paparan suara 70 dB atau di bawahnya Judi Bola Online tidak mungkin menyebabkan gangguan pendengaran.

Namun, gangguan yang dikenal dengan noise-induced hearing loss (NIHL) mungkin timbul bila Anda terpapar suara di atas 85 dB dalam waktu lama atau secara berulang.

Makin keras suaranya, waktu yang dibutuhkan untuk menyebabkan ketulian bahkan bisa semakin pendek.

Seberapa Keras Suara yang Bisa Merusak Telinga?
Tahukah Anda bahwa tidak semua suara bisa didengarkan oleh telinga manusia? Ya, bunyi yang dapat didengar manusia adalah terbatas. Suara dengan frekuensi https://cdkosong.com/ yang terlalu keras dapat merusak telinga Anda dan dapat menyebabkan gangguan pendengaran. Lantas, bagaimana batasan frekuensi suara yang bisa didengar manusia? Simak penjelasannya berikut ini.

Sumber pencemaran suara
Di samping paparan suara keras secara langsung, berikut ini beberapa contoh umum penyebab polusi suara di sekitar Anda.

Transportasi. Pesawat terbang yang akan lepas landas atau mendarat menghasilkan suara bising yang dapat mengganggu orang-orang di sekitar bandara. Lalu lintas dari kendaraan bermotor juga bisa menciptakan kebisingan.
Alat rumah tangga. Tak melulu dari industri atau padatnya jalan raya, polusi suara juga bisa berasal dari rumah Anda sendiri. Beberapa alat rumah tangga, seperti mesin cuci, vacuum cleaner, hair dryer, AC, hingga kipas angin dapat menjadi sumbernya.
Aktivitas sosial. Acara-acara yang melibatkan kembang api, petasan, atau penggunaan pengeras suara bisa memicu kebisingan bagi orang-orang yang tinggal di daerah tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published.